Dari segala jenis kopi, entah mengapa hanya cappucinno yang bisa membuat gue tergila-gila dan kurang peduli dengan "terlalu banyak kafein berbahaya bagi tubuh". Cappucinno sendiri masuk ke dalam jenis medium coffee, artinya tingkat kafeinnya termasuk sedang dan tidak seberat kopi hitam. FYI, cappucinno itu campuran espresso dan susu panas yang saking panasnya sampe berbuih. Jadi, pertama-tama yang dituang itu si espresso, terus dituangin deh susu panas dan buihnya. Tralala, jadilah cappucinno. Dan memang agak janggal sih kalau mesennya iced cappucinno. Mesen iced cappucinno itu kayak mesen es jeruk hangat, ah tapi ya sudahlah
Variasi lain dari Cappucinno itu salah satunya adalah Cappucinno Freddo, versi dinginnya dari si panas *betul, si es jeruk hangat*. Kalau cappucinno biasa pake steamed milk jadinya berbuih, yang ini pakenya buih dingin yang dituang diatasnya. Jadilah si es jeruk hangat.
Ada juga Cappucinno Chiaro. Kalau yang ini lebih banyak susu daripada kopinya. Jadi lebih terkesan light cappucinno. Biasanya sih cappucinno begini dipesennya sama anak-anak.
Dan lawannya Chiaro adalah Scurro, atau Dark Cappucinno. Nah, kalo dia susunya malah lebih sedikit, lebih banyak espressonya. Makanya disebut Dark Cappucinno.
Kalau di Italia, biasanya cappucinno itu dinikmati pagi-pagi dengan pastry atau croissant (baca: kroisang :P). Karena emang enaknya pagi-pagi, dingin-dingin gimana gitu nyeruput si hot cappucinno ditemani dengan sepiring kue sambil baca buku. Emm, surga dunia.
Dan biasanya, bagian busa diatasnya itu dibentuk macam-macam sama baristanya, keren-keren deh, coba dicek disini. Dan selengkapnya tentang cappucinno, bisa dicek di wikipedia atau disini atau ini atau yang ini , hehe. Bukan males bikin reviewnya, tapi kelezatan cappucinno itu cuman bisa dirasakan oleh hati bukan kata-kata.
Sebenarnya sudah sejak lama gue berhenti mengkonsumsi kopi, tapi tidak pernah berhenti untuk mengkonsumsi cappucinno. Kalau begitu, mari kita asumsikan cappucinno itu bukan jenis kopi, hehe, itu hanya salah satu jenis minuman yang lezat. Dan kemana-mana, yang gue cari itu cappucinno. Seringnya sih minum iced cappucinno (yeah, es jeruk hangat), soalnya lidah gue agak-agak manja kalau harus nunggu makanan/minuman panas jadi dingin dulu. Suka gak sabaran dan ujung-ujungnya terbakar.
Tapi akhir-akhir ini gue lagi seneng minum cappucinno hangat. Mengajarkan kesabaran untuk menyeruputnya dan menikmati keindahan buih yang terbentuk diatasnya. Dan kadang mengajarkan bahwa pahitnya kopi itu untuk mengetahui manisnya susu hangat. Yeah, seperti kehidupan. Anda sudah tahu mau dibawa kemana kegalauan bahasan ini, hehe.
So, enjoy your coffee and feel it. Cheers.
Posted by :
Nadia Putri Karisya
at
Wednesday, October 19, 2011
Categories:
:
iseng
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment(s):
yaaha kitain mau sepanjang apah :D..
salam dari sesama pecinta capucino :D
Post a Comment